Pengetahuan Dasar Peredam Kejut Mobil

Peredam kejut merupakan bagian penting dari keseluruhan sistem suspensi mobil. Peredam kejut meningkatkan kenyamanan dan mencegah masalah mekanis.

Peredam kejut adalah perangkat hidrolik yang mengendalikan dan meredam guncangan yang disebabkan oleh pergerakan pegas dan suspensi mobil. Oleh karena itu, fungsinya adalah untuk menyerap guncangan dan energi yang dihasilkan oleh pergerakan tersebut, dan melakukannya dengan melindungi seluruh sistem suspensi. Berkat mekanisme ini, roda mobil Anda tetap menapak di tanah, karena meredam semua jenis guncangan dan getaran saat berkendara di jalan. Tanpa mekanisme ini, kendali atas mobil akan berkurang dan bahkan kemampuan Anda untuk mengerem dan berakselerasi akan terpengaruh.

Oleh karena itu, pemilik mobil harus mengetahui bahwa shock absorber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mobilnya, yang bertugas untuk meminimalisir pergerakan kendaraan yang berlebihan akibat permukaan jalan yang tidak rata.

Mengingat betapa pentingnya komponen tersebut bagi kendaraan, penting untuk selalu memilih komponen yang tepat untuk mobil Anda. Sama seperti shock absorber Bilstein B4 yang diadaptasi untuk banyak model BMW, merek mobil ternama lainnya juga memiliki shock absorber lainnya. Sangat penting untuk memilih suku cadang yang tepat agar saat berkendara, Anda dapat melakukannya dengan nyaman dan tanpa masalah.

Kapankah hal tersebut dapat diubah?

Sayangnya, sebagian besar peredam kejut di pasaran relatif rentan terhadap kerusakan. Hal ini terutama terjadi jika sistem suspensi dipaksa bekerja terus-menerus dalam suhu ekstrem. Hal ini juga umum terjadi saat berkendara di jalan yang tidak rata dengan banyak lubang atau jalan berlubang.

Penting juga untuk mempertimbangkan bahwa meskipun kebocoran oli shock merupakan indikator yang jelas untuk penggantian, oli tersebut cenderung aus, jika tidak aus sama sekali. Namun, penting juga bagi pemilik untuk memberi perhatian khusus pada penyok yang terlihat pada bodi shock, bushing yang tidak teratur, lubang kecil yang terlihat pada batang piston, dan tanda-tanda kondisi ban yang tidak normal.

Model apa yang paling umum digunakan?

Ada beberapa jenis peredam kejut, masing-masing memiliki fungsi berbeda dan dapat disesuaikan dengan berbagai merek mobil yang ada. Berikut adalah beberapa jenisnya:

●Teleskopik konvensional: Ini adalah jenis peredam kejut paling dasar, dan bila rusak atau sudah tidak dapat dipakai lagi, biasanya diganti daripada diperbaiki. Dapat dipasang pada suspensi depan dan belakang dan sangat ekonomis. Contoh peredam kejut teleskopik ini adalah TRW Twin, yang sering dipasang di BMW.

●Tipe Strut: Meskipun peredam kejut jenis ini bekerja sama dengan tipe lainnya, strut sebenarnya menggantikan bagian dari sistem suspensi, yang berarti lebih kuat dan dapat menahan beban dan gaya yang lebih tinggi. Peredam kejut tipe strut memiliki unit yang tertutup rapat dan dapat diservis. Segel dirancang untuk diganti seluruhnya, sedangkan dengan strut yang dapat diservis, Anda dapat menempatkan kotak strut pengganti.

●Dudukan pegas: Jenis peredam kejut dudukan pegas memiliki kualitas peredam kejut teleskopik dan penyangga. Seperti penyangga, peredam dudukan pegas merupakan unit suspensi dan bemper terintegrasi. Akan tetapi, peredam ini tidak dibuat untuk menahan beban berat dari jenis penyangga, dan jika rusak, Anda harus mengganti seluruh unit.

Tinggalkan pesan Anda